BORNEONEWS, Tamiang Layang- Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Timur Simon Sembiring, mengatakan bahwa pelaksanaan imunisasi vaksin Measles and Rubella (MR) terus berlanjut dan bersifat tidak memaksa.
Ia mengatakan, imunisasi MR yang digalakkan di Barito Timur sejak awal Agustus lalu, hingga kini masih berjalan sesuai dengan rencana awal.
“Mengenai imunisasi MR masih berjalan. Bila ada yang keberatan untuk diimunisasi, kami tidak memaksa,” ujar dia, Selasa (28/8/2018).
Disinggung mengenai kebijakan Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang mengeluarkan Fatwa Nomor 33 Tahun 2018 tentang Penggunaan Vaksin MR Produk dari Serum Intitute of India untuk Imunisasi Menggunakan Bahan Berasal dari Babi, Simon enggan berkomentar banyak.
“Untuk yang tidak mau diimunisasi MR kita suruh tanda tangan surat pernyataan,” ungkap Simon.
--page
Ditambahkan Simon, stok vaksin MR tetap disediakan dan tidak ada pengurangan berdasarkan jatah yang sudah diserahkan pemerintah pusat.
“Nantinya bagi masyarakat yang belum melakukan imunisasi bisa meminta ke puskesmas karena stok masih banyak,” pungkasnya. (PRASOJO EKO APRIANTO/B-3)








