BORNEONEWS, Sampit - Anggota Satreskrim Polres Kotim diberangkatkan menuju Desa Sebabi, Kecamatan Telawang,untuk menyelidiki kasus matinya ribuan ekor ikan di Sungai Seranau, Selasa (28/8/2018).
"Belum dapat dipastikan apa penyebab matinya ribuan ekor ikan disana. Petugas sekarang dalam perjalanan menuju lokasi untuk melakukan penyelidikan terkait hal itu," ucap Kapolres Kotim AKBP Mohammad Rommel saat dihubungi Borneonews.co.id.
Rommel melanjutkan tentunya kasus ini menjadi atensi aparat kepolisian. Jika diperoleh adanya unsur pidana maka kasus ini akan diproses sesuai jalur atauran dan jalur hukum yang berlaku. Ikan yang mati diwilayah itu terdiri dari berbagai ukuran. Mulai dari ukuran kecil hingga yang besar.
"Jelas hal ini jadi atensi Polres, kita lakukan penyelidikan apabila terdapat pidana maka akan ditingkatkan ke proses penyidikan," tegasnya.
Sebelumnya, peristiwa ini sudah terjadi beberapa hari lalu, banyak ikan yang mendadak mati dan muncul kepermukaan sungai. Kondisi ikan layaknya sedang keracunan. Peristiwa itu menggegerkan warga disekitaran lokasi. (ACHMAD SYIHABUDDIN/B-6)








