MUARA TEWEH –

BORNEONEWS, Muara Teweh – Bupati Barito Utara, Nadalsyah mengatakan sumber daya manusia yang sehat dan berkualitas merupakan modal utama atau investasi dalam pembangunan kesehatan.

Menurutnya kesehatan bersama-sama dengan pendidikan dan ekonomi merupakan tiga pilar yang sangat mempengaruhi kualitas hidup sumber daya manusia.

Hal tersebut disampaikan Nadalsyah ketika memberikan sambutan pada penilaian lomba Posyandu tingkat Provinsi Kalimantan Tengah di Desa Rimba Sari Kecamatan Teweh Tengah, Selasa (28/8/2018).

Dia mengatakan untuk memantapkan upaya tersebut dan dalam rangka pengintegrasian layanan sosial  dasar di posyandu yang memerlukan peran serta pemerintah daerah dan lintas sektor, sebagaimana ditetapkan dalam Permendagri Nomor 19 tahun 2011 tentang pedoman pengintegrasian layanan sosial dasar di pos pelayanan terpadu.

“Selain itu Permendagri Nomor 54 tahun 2007 tentang pedoman pembentukan kelompok kerja operasional pembinaan pos pelayanan terpadu,” katanya.

--page

Disampaikan, dasar pertimbangan dari program pengintegrasian posyandu dengan PAUD dan bina keluarga balita (BKB) adalah merupakan upaya peningkatan kualitas SDM sejak dini melalui layanan sosial dasar masyarakat untuk menunjang pembangunan, usia dini atau balita membutuhkan kualitas kesehatan dan pendidikan yang maksimal dan memadai.

“Diharapkan bisa diperoleh melalui kegiatan di posyandu, jadi maksud pengintegrasian ini adalah semua pelayanan dilakukan di satu tempat oleh para kader di masyarakat. Demikian pula dengan pengelolaannya saling koordinasi dan bekerja sama antara pelayanan di posyandu, PAUD dan BKB,” jelasnya. (RAMADHANI/B-6)