MUARA TEWEH –

BORNEONEWS, Muara Teweh - Dinas Kesehatan Barito Utara memberikan pembekalan pendampingan manajemen logistik pengelolaan obat. Pembekalan itu diikuti perwakilan 16 Puskesmas, Selasa (28/8/2018) di aula Bapedda Litbang.

Plh Kadis Kesehatan Barito Utara, H Siswandoyo mengatakan, informasi terkait ketersediaan obat publik di setiap level pemerintah perlu diketahui dan dimonitor karena merupakan bagian yang penting dalam pelayanan kesehatan.

"Sistem informasi e-logistik obat dibuat oleh pemerintah pusat dalam hal ini Kementrian Kesehatan diharapkan dapat menjawab kebutuhan akan informasi tersebut," terangnya.

Logistik Obat dan BMHP memiliki peran penting dalam sistem kesehatan nasional. Obat dan BMHP berperan untuk mendukung pelayanan kesehatan di semua tingkat pelayanan kesehatan. Pentingnya pengelolaan logistik diprediksi akan meningkat, khususnya di era Jaminan Kesehatan Nasional.

"Manajemen Logistik Obat dan BMHP yang baik akan memberikan kemudahan untuk mengelola pengadaan, penyimpanan dan distribusi dalam rangka untuk memenuhi permintaan pasien yang semakin lama semakin meningkat," ucapnya.

--page

Pelayanan logistik Obat dan BMHP di Indonesia memiliki pola dan struktur yang khas mulai dari tingkat Pusat, Provinsi, Kabupaten/Kota, dan fasilitas kesehatan. Setiap tingkat memiliki wewenang dan tanggungjawab yang berbeda terkait dengan pengelolaan logistik obat dan BMHP. (RAMADHANI/B-2)