KUALA KURUN –

BORNEONEWS, Kuala Kurun - Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) mewacanakan penaikan tarif. Terkait itu, ada beberapa hal yang harus dibenahi.

Seperti yang disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gunung Mas Yansiterson, mulai dari peningkatan pelayanan kepada pelanggan, mengurangi kebocoran, menambah pelanggan PDAM dan lainnya.

"Jangan sampai tarif dinaikan tapi pelayanan tidak membaik. Itu harus menjadi perhatian serius pihak PDAM," kata Yansiterson saat rapat membahas rencana penaikan tarif, Selasa (28/8/2018).

Sekda mengungkapkan, saat ini kebocoran PDAM mencapai 34 %, dan itu menjadi beban. Pasalnya air bersih dari PDAM banyak terbuang percuma dan kurang dari 70% yang masuk hitungan.

"Bisa kita bayangkan banyaknya air yang hilang dampak kebocoran. Itu harus cepat ditanggulangi supaya mengurangi beban PDAM," pesan Yansiterson. (EPRA SENTOSA/B-11)