SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Hingga saat ini para seniman yang ada di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) belum mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah daerah.

Padahal sejumlah seniman di daerah ini cukup banyak yang berprestasi membawa nama baik daerah. 

Kondisi ini harus menjadi perhatian pemerintah, jika masih ingin melihat seniman-seniman di Kotim tetap menunjukkan karya menarikanya. 

"Harus ada perhatian yang serius dari pemerintah, karena seniman juga membutuhkan hal tersebut untuk tetap berkarya bagi daerah," ujar Dody Eka, salah penggiat tari dan juga pelatih tari di Kotim, Rabu (29/8/2018). 

Dia berharap perhatian tersebut dilakukan oleh pemerintah daerah. Karena tidak ingin seniman-seniman hebat di Kotim ini hilang. Karena dengan adanya hal itu, akan membuat budaya di Kotim ini juga menghilang. 

--page

"Di Kotim ini banyak seniman-seniman, mulai dari tarian hingga lainnya. Dan itulah yang harus diperhatikan oleh pemerintah," terangnya. 

Tidak muluk-muluk, para seniman sendiri saat ini hanya membutuhkan tempat yang layak untuk berkreasi menunjukkan bakat-bakat mereka. Karena selama ini hampir tidak ada wadah untuk itu, bahkan mereka terlesan hanya berjalan sendiri-sendiri. 

Memang pemerintah mengadakan festival tari tradisional. Namun itu hanya sekali hingga dua kali saja dalam setahun, shingga akan sulit untuk memunculkan potensi seni lainnya. 

"Seni ini tidak hanya tari, namun banyak. Jadi kalau ada disiapkan tempatnya. Maka d isitu bisa dijadiakan wadah bagi setiap seniman untuk berkarya. Sehingga seniman di Kotim tidak hilang," harap Dody. (MUHAMMAD HAMIM/B-6)