BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Dinas Kesehatan Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) menginstruksikan petugas puskesmas maupun pustu untuk siaga, terkait situasi karhutla.
Kepala Dinkes Kobar, Dwi Ratna Soeryandari, menegaskan, kesiagaan petugas kesehatan agar jika ada warga yang terdampak karhutla bisa segera ditangani.
"Kami sudah membuat surat edaran agar petugas puskesmas dan pustu tidak boleh meninggalkan tugas. Apalagi dengan situasi karhutla," kata Dwi Ratna, Kamis (30/8/2018).
Berdasarkan catatan dinkes, ada peningkatan jumlah kasus penderita Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).
"Saat karhutla, kasus ISPA cukup meningkat. Dari lima kasus di Juli menjadi 17 kasus di Agustus," kata dia.
--page
Beruntung, semua dapat ditangani di puskesmas dengan baik. Diharapkan, kasus ISPA tidak meningkat.
"Kami sudah membagikan masker ke puskesmas. Dan bagi masyarakat yang membutuhkan silahkan mengambil masker di puskesmas. Totalnya ada ribuan," pungkasnya. (ANDREANSYAH/B-11)








