BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Kepala Bidang Pengendalian Penduduk, Penyuluhan dan Penggerakan Dinas P3APPKB Kapuas, Sugiyanto menyampaikan, peserta Keluarga Berencana (KB) baru lebih banyak berminat pada penggunaan alat kontrasepsi non Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP).
Adapun kategori yang termasuk dalam KB non MKJP ini berupa, suntik, pil, kondom dan lainnya.
“Metode suntik jadi pilihan kebanyakan masyarakat, dibandingkan lainnya. Secara umum peserta baru non MKJP ini cukup banyak, terlihat dari data tahun 2017 itu mencapai 92,93 %persen," kata Sugiyanto, Jumat (31/8/2018).
Dia menjelaskan, dengan memperhatikan dan mengendalikan penduduk melalui alat kontrasepsi, tujuannya meningkatkan kualitas sebuah keluarga, terutama bagi pasangan yang baru menikah ataupun yang baru ingin mencoba alat kontrasepsi.
"Kami berupaya meningkatkan kualitas hidup, melalui sosialisasi terhadap peserta baru yang dilakukan penyuluh di lapangan," pungkasnya. (DODI RIZKIANSYAH/B-11)







