MUARA TEWEH –

BORNEONEWS, Muara Teweh - Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara (Barut) Sunario mengharapkan agar pemerintah daerah dapat melakukan penambahan dan pemerataan tenaga medis atau tenaga kesehatan yang ada di daerah ini secara merata.

Menurut Sunario, berdasarkan aspirasi dan masukan masyarakat masih terdapat Puskesmas maupun Pustu yang kekurangan tenaga kesehatan terutama di daerah terpencil.

“Hal ini yang mengakibatkan pelayanan kesehatan masyarakat di desa-desa menjadi kurang maksimal, sedangkan pelayanan kesehatan merupakan kebutuhan masyarakat. Oleh karena itu perlu penambahan dan pemerataan tenaga medis di daerah ini, agar tidak ada lagi keluhan kekurangan tenaga kesehatan di puskemas maupun desa di daerah ini,” kata Sunario, Jumat (13/8/2018).

Selain itu, jelas Sunario demi terwujudnya world class hospital (Rumah sakit kelas dunia atau internasional) di Daerah Aliran Sungai (DAS) Barito, anggota DPRD dari Partai PDI Perjuangan ini mengharapkan, pihak RSUD Muara Teweh dapat memperbaiki dan meningkatkan pelayanannya kepada masyakat.

“Harapan kita bersama RSUD Muara Teweh kedepannya dapat semakin bertambah baik, khususnya dalam hal pelayanan terhadap masyarakat yang datang berkunjung untuk berobat ke rumah sakit,” ucapnya.

--page

Sementara itu, dalam rangka meningkatkan pelayanan, Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD Muara Teweh akan melakukan perekrutan tenaga pegawai non PNS untuk Formasi medis dan non medis sebanyak 47 orang.

Pendaftaran dan Penerimaan berkas mulai di buka sejak Selasa (28/8) kemarin sampai dengan tanggal 3 September 2018. “Pendafran terbuka untuk umum, jadi masyarakat dari luar daerah yang memenuhi persyaratan dapat mengikuti seleksi penerimaan pegawai non PNS ini,” ucap Kasubag TU RSUD Muara Teweh, Fachrudin Marco. (RAMADHANI/B-5)