SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), menyerahkan pengelola Akademi Keperawatan (Akper) ke Kementerian Kesehatan. Hal itu sehubungan dengan aturan yakni pemkab tidak boleh mengelola perguruan tinggi.

"Kami pilih Kementerian Kesehatan untuk pengelolaan Akper Kotim. Agar perguruan tinggi tersebut tetap berjalan dengan baik," kata Sekda Kotim Halikinnor, Sabtu (1/9/2018). 

Dipilihnya pengelolaan ke Kemenkes RI dengan harapan Akper Kotim lebih maju dan menjadi rujukan bagi pelajar daerah maupun luar daerah.

"Mudah-mudahan 2019 dapat segera terlaksana. Sehingga, Akper Kotim bisa lebih baik lagi nantinya," kata Halikinnor. 

Pemkab sudah mengajukan pengelolaan tersebut ke Kemenkes. Dengan harapan tidak ada penolakan seperti perguruan tinggi daerah lain. Apalagi sejumlah persyaratan sudah dipenuhi.

--page

"Mudah-mudahan segera diterima. Dan 2019 Akper Kotim sudah dikelola Kemenkes," harap Halikinnor. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)