PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Wakapolda Kalimantan Tengah Brigadir Jenderal Pol Rikwanto berpesan untuk selalu menjaga rasa aman di Bumi Tambun Bungai menjelang pemilihan legislatif dan presiden tahun 2019. 

Pesan tersebut tidak hanya untuk kalangan masyarakat tapi juga para insan jurnalis.

"Saya minta tetap jaga kondusifitas di Kalteng. Media juga tetap berhati-hati dan tidak menginformasikan hal yang cenderung negatif," kata Rikwanto pada forum komunikasi antara Polda Kalteng dan insan pers, Jumat (31/8/2018) malam. 

Menurutnya, pesta demokrasi itu memiliki dua fungsi bagi media massa. Pertama, mencerdaskan kehidupan bangsa. Kedua, profit atau mendapatkan keuntungan. 

Oleh sebab itu, poin pertama harus dipegang teguh sehingga setiap tulisan benar-benar bisa mencerdaskan kehidupan bangsa. 

--page

"Kalau polisi berbicara ke media, yang disampaikan adalah fakta dan data akurat. Begitu juga dengan media yang menyampaikan ke publik juga harus sesuai fakta, data akurat," ungkapnya. 

Dia kembali mengingatkan agar media memberikan informasi sesuai dengan kode etik jurnalistik. Keberimbangan berita juga harus dijalankan supaya tidak ada sepihak yang dirugikan. 

Di sisi lain, media juga harus menjaga etika dalam penyampaian berita termasuk di dalamnya mencakup foto. Apabila terlalu vulgar, setidaknya bisa disamarkan (diblur). Salah satunya, foto dengan korban tewas akibat kecelakaan lalu lintas. 

Sementara itu, dalam acara forum komunikasi tersebut, Kabid Humas AKBP Hendra Rochmawan bersama pejabat lainnya turut hadir. 

Kemudian, dihadiri pula puluhan wartawan dari berbagai media baik online, cetak maupun elektronik. Di dalamnya juga ada anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalteng dan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Kalteng. (BUDI YULIANTO/B-11)