BORNEONEWS, Sampit - Saat ini kendala utama dalam mengembangkan produk di kalangan masyarakat pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) adalah modal.
Sehingga pihak Aliansi Penggerak Industri (API) UMKM Kotim terus berupaya membangun program kemitraan.
"Saat ini kami terus membangun program kemitraan, terutama terhadap bank yang ada di daerah ini," ujar Ketua API UMKM Kotim, Ahmad Sofyan, Sabtu (1/9/2018).
Upaya perogram kemitraan saat ini sudah terjalin bersama sejumlah bank. Cara ini dilakukan, karena dapat membawa dampak bagi pelaku UMKM.
Selain itu pihaknya juga terus membangun kerja sama dengan sejumlah dinas. Di antaranya dengan Dinas Perdagangan dan Perindustrian dan Dinas Koperasi dan UMKM Kotim.
--page
"Mudah-mudahan nantinya kami bisa menjalin lagi kemitraan dengan SOPD lain, sehingga kesejahteraan pelaku UMKM makin meningkat nantinya," harapnya.
Dia juga berharap agar nantinya hal tersebut juga menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah ini, karena menyangkut peningkatan perekonomian masyarakat. (MUHAMMAD HAMIM/B-6)








