SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit- Berdasarkan data dari Posko Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dinyatakan bebas dari titik api (hotspot) pada Minggu (2/9/2018).

Nihilnya titik api disebabkan hujan yang mulai turun di semua kecamatan dalam beberapa hari terakhir.

"Dari data hingga pukul 07.00 WIB pagi ini, hotspot nihil. Titik api tidak ada. Semuanya sudah padam akibat diguyur hujan," kata Wakil Ketua Posko Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan Kabupaten Kotim, Rihel.

Menurut Rihel yang juga menjabat sebagai Plt Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kotim, titik api terakhir kali muncul di kawasan Jalan M Hatta atau lingkar selatan Kabupaten Kotim.

Titik api itu muncul sekitar pukul 15.30 dan baru berhasil dipadamkan tim gabungan pukul 18.45. Pemadaman juga dibantu hujan yang turun cukup lebat.

--page

Akibat kebakaran selama beberapa bulan terakhir, sedikitnya 600 hektare hutan dan lahan di Kotim terbakar. Mayoritas lahan gambut.

Sulitnya medan, ketiadaan sumber air, hingga terbatasnya peralatan petugas, menjadi kendala pemadaman selama ini. Namun kini semua pihak bersyukur setelah Kotim yang sempat diselimuti asap mulai diguyur hujan dengan intensitas cukup tinggi. (NACO/B-3)