BORNEONEWS, Nanga Bulik - Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Lamandau Muriadi memberikan beberapa pesan menjelang pemilihan kepala desa (Pilkades) Serentak.
Pesan itu perlu disampaikan, mengingat ada puluhan calon kepala desa di 18 desa yang akan bertarung dalam Pilkades Serentak Oktober mendatang.
Pesan pertama, calon kepala desa tidak boleh melakukan intimidasi politik kepada pemilih atau warga. Termasuk dengan meminta para masyarakat atau pemilih memotret surat suaranya saat dibilik suara nantinya untuk membuktikan dukungannya.
Kedua, seluruh calon kades yang akan mengikuti Pilkades serentak agar tidak melakukan politik uang hingga modus kecurangan lainnya. "Sanksi tegasnya, bisa saja calon tersebut dicabut Surat Keputusan (SK) sebagai calon Kades. Oleh karena itu, jangan coba-coba main curang," ingat Muriadi, baru-baru ini.
Ketiga, seluruh Cakades tetap menjaga suasana kekeluargaan dan siap menerima hasil Pilkades nantinya, serta jangan membuat gesekan yang berujung konflik.
--page
Kemudian, ia juga berpesan kepada para Panitia dan pemantau Pilkades agar tidak langsung mengumumkan hasil perhitungan suara di desanya di media sosial, sebelum ada penetapan. (HERIYADI/PP/B-2)








