SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Sepanjang 2018 ini atau dari Januari hingga Agustus sebanyak Rp11 miliar total santunan untuk bantuan korban kecelakaan lalu lintas di Kalimantan Tengah (Kalteng).

Menurut Kepala  PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Kalteng Marganti Sitinjak, dana yang dikeluarkan tersebut diperuntukan bagi korban laka lantas baik yang tewas maupun luka-luka, cacat, dan lainnya.

Laka lantas di Kalteng secara keseluruhan tidak mengalami peningkatan cukup besar dibandingkan tahun sebelumnya. Hanya saja di Kotim dalam sebulan terakhir ada peningkatan. 

Marganti menyatakan pihaknya terus berupaya agar laka lantas di provinsi ini mengalami penurunan, dengan cara melakukan sosialisasi tertib dalam berlalu lintas.

Untuk mengurangi jumlah korban tewas akibat laka di Kotim, PT Jasa Rahaja memberikan bantuan berupa mobil ambulans kepada RSUD Dr Murjani Sampit agar pelayanan dan penanganan korban laka bisa cepat dilakukan, tanpa terkendala fasilitas. 

--page

"Kadang-kadang fasilitas mobil ambulans kurang. Sehingga upaya dalam melakukan penanganan cepat terkendala oleh hal itu. Dan bantuan mobil ambulan ini, sebagai cara kami untuk menekan angka korban tewas," terang Marganti saat di Sampit, Senin (3/9/2018). 

Besaran santuan korban laka lantas yang alami luka, cacat, maupun lainnya berkisar Rp25 juta. Sedangkan korban tewas Rp50 juta. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)