BUNTOK –

BORNEONEWS, Buntok– Wakil Bupati Satya Titiek Atyani Djoedir menyatakan Kabupaten Barito Selatan memiliki potensi pengembangan kekayaan intelektual.

“Karena potensi sumber daya alam dan seni tradisional yang dimiliki merupakan potensi kekayaan intelektual yang besar untuk dikembangkan,” kata Aty Djoedir kepada Borneonews, Senin (3/9/2018).

Ia membeberkan, potensi tersebut di antaranya pengetahuan tradisional, indikasi gegografis, dan kekayaan intelektual komunal.

Menurutnya, melalui berbagai kegiatan promosi dan diseminasi kekayaan intelektual seperti ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran pelaku usaha dan masyarakat.

Hal tersebut, lanjut dia, untuk mendaftarkan ide maupun kreativitas serta inovasi yang dimiliki sebagai kekayaan intelektual.

--page

Ia berharap, kegiatan yang dilaksanakan bisa meningkatkan kreativitas untuk mengembangkan usaha.

Sebab,kekayaan intelektual merupakan ide atau karya pikiran manusia dan pada dasarnya hak kebendaan yang perlu mendapatkan perlindungan.

“Artinya kekayaan intelektual itu merupakan sebuah hak yang berkaitan dengan persoalan ekonomi atau identik dengan komersialisasi,” jelas dia.

Ia menegaskan, kekayaan intelektual bertujuan untuk menghasilkan manfaat ekonomi. Itulah alasannya kekayaan intelektual dimasukan dalam agenda perdagangan dunia. (URIUTU DJAPER/B-3)