BORNEONEWS, Palangka Raya- Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) akan melakukan tinjauan terkait minimnya siswa di SMA Kristen Buntok, Kabupaten Barito Selatan.
SMA Kristen Buntok memiliki delapan tenaga pengajar, namun hanya memiliki dua siswa.
Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Provinsi Kalteng Slamet Winaryo, mengatakan bahwa dirinya akan secepatnya berkoordinasi dan menjalin komunikasi dengan pihak sekolah.
"Kita akan cari tahu penyebab rendahnya animo pelajar untuk masuk ke SMA Kristen Buntok. Selanjutnya kita akan ambil langkah apakah masih bisa dipertahankan atau harus mengambil kebijakan lain," ujarnya, Senin (3/9/2018).
Meski begitu, Ia lebih berharap ada solusi agar SMA Kristen Buntok terhindar dari penutupan dan bisa tetap eksis seperti sekolah lainnya.
--page
"Jangan sampai terjadi penutupan karena langkah penutupan adalah hal terburuk dan pilihan terkahir. Namun itu akan dilakukan jika memang tidak mampu menyelamatkan sekolah," ucapnya. (GAZALI/B-3)








