BORNEONEWS, Palangka Raya - Sigapnya Pemerintah melalui polisi menangani kebakaran hutan lahan mendapat apresiasi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).
Bahkan, masyarakat yang tinggal di Kota Palangka Raya sudah bisa bernafas lega karena bau asap menyengat akibat kebakaran jutan lahan sudah mulai menghilang, Senin (3/9/2018).
Meski begitu, anggota Komisi B DPRD Kalteng, Duwel Rawing mengingatkan kepada pihak keamanan untuk tetap bertindak tegas terhadap oknum pembakar lahan, dan pengawasan ketat dalam masa sekarang yang udara Palangkaraya masih bersih dari asap.
"Saat ini kita bisa bernafas lega karena memang sudah tidak tercium lagi bau asap karena kebetulan juga beberapa hari belakangan ini turun hujan sehingga asapnya semakin berkurang," ujarnya.
"Meski begitu jangan sampai hal ini membuat kita kendor dan membiarkan ada oknum yang melakulan pembakaran," lanjutnya.
--page
Peringatan Duwel sendiri bukan tanpa alasan, mengingat BMKG Kalteng memprediksi September 2018 merupakan puncak musim kemarau. (GAZALI/B-5)








