SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Anggota DPRD Kotawaringin Timur, Sinar Kamala mengakui jika potensi atlet di Kotim memang banyak, tetapi selama ini pola pembinaan terhadap atet itu belum maksimal. 

"Mestinya dilakukan penjaringan dan pembinaan sejak dini. Disitulah peran dari pemerintah daerah melalui dinas terkait harus hadir secara makismal," kata Sinar Kamala, Senin (3/9/2018).

Menurut dia dari ribuan penduduk Kotim ini pasti ada yang memiliku potensi dan berbakat jadi atlelt, akan tetapi sayangnya potensi itu tidak diolah dan dikelola dengan baik. 

Karena, lanjut dia, sebaik apapun potensi jika tidak dilatih maka tidak akan bisa makismal dalam bertanding maka dari itu dalam rangka pembinaan kepada atlet dan penggiat olahraga ini tidak cukup hanya sekadar pelaksanaan turnamen. 

"Turmanen  hanya sebagai alat untuk seleksi  para bibit berkualitas yang akan dibina dan dilatih oleh pemerintah. Karena kalai turnamen paling setahun sekali, kalau kita hanya memngadakan turnamen itu tanpa ada lanjutan seperti pembinaan tentu percuma saja," tegasnya.

Sinar Kemala juga menyebutkan turnamen setahun sekali itu kebanyakan diadakan bertepatan dengan HUT RI saja. Setelah itu biasanya libur dan tidak ada lagi.

"Pola ini yang harus kita ubah, kita perkuat pembinaan itu," kata perempuan penggiat sepak bola itu. (NACO/m)