SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Realisasi penyerapan anggaran baik berupa belanja langsung (BL) dan belanja tidak langsung (BTL) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) per 31 Agustus 2018 belum mencapai target.

"Dari target pemerintah per 31 Agustus 2018 yakni 70% realisasi BL dan BTL, namun yang direalisasikan hanya 56%," kata Wakil Bupati Kotim, Taufiq Mukri, Senin (3/9/2018) 

Dia mengatakan, untuk BTL pagu dana Rp 842.769.069.225, yang terealisasi per Agustus 2018 yakni Rp 506.827.175.331. Sedangkan BL, pagu dana Rp 931.030.188.550, yang terealisasi hanya Rp 388.221.756.854. 

Belum terpenuhinya target tersebut, akibat banykanya proyek multiyears pada sejumlah SOPD di Kotim. Sehingga penyerapan lambat, karena masih dalam proses lelang. 

"Seperti di Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang, hampir Rp 100 miliar yang belum terealisasi. Sebab, proyek multiyears masih dalam tahap pelelangan," kata Halikinnor. 

--page

Penyebab lainya, yakni adanya keterlambatan transfer anggaran dari pusat, sehingga memengaruhi belanja pembangunan daerah. 

"Diharapkan rekanan dapat segera menyelesaikan pembangunan proyek saat ini. Sehingga anggaran dari pusat dapat segera dikucurkan," kata Taufiq Mukri. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)