SUKAMARA –

BORNEONEWS, Sukamara- Selain dinas terkait, Pemerintah Kecamatan Jelai turut diminta mengawasi pendistribusian tabung gas elpiji 3 kilogram.

"Kecamatan diharapkan dapat membantu mengawasi pendistribusian dan pengendalian harga tabung gas ini agar harga yang dipatok oleh pedagang pengecer tidak terlalu tinggi," pinta Pejabat (Pj) Bupati Sukamara Nurul Edy, Selasa (4/9/2018).

Menurut Pj Bupati, permasalahan harga gas elpiji 3 kg di Kecamatan Jelai harus segera diatasi. Mengingat harga yang dipatok cukup memberatkan masyarakat.

"Ini harus segera diatasi agar pendistribusian dan penyaluran gas 3 kg ini sesuai dengan yang sebenarnya dan tidak dipermainkan oleh pedagang karena akan memberatkan masyarakat," ucap Nurul Edy.

Sebelumnya, Asisten I Pemerintahan dan Kesra Setda Sukamara Chairuddin, mengatakan bahwa pihaknya telah menetapkan harga ecer tertinggi elpiji 3 kg. Hal itu bertujuan agar tidak ada lagi harga elpiji subsidi yang melebihi kesepakatan.

"Dengan telah ditetapkannya HET maka harga diharapkan bisa stabil sesuai dengan yang telah ditetapkan," ujar Chairuddin.

HET gas elpiji 3 kg yang ditetapkan pemerintah berkisar Rp28 ribu hingga Rp30 ribu per tabung. (NORHASANAH/B-3)