PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Ribuan peserta tari massal Gemu Famire, terlihat bergoyang gembira di Lapangan Korindo, Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Selasa (4/9/2018) sekitar pukul  07.00 WIB.

Kegiatan yang sengaja digelar sebagai rangkaian peringatan HUT ke 73 TNI ini juga sekaligus sebagai ajang pemecahan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) yaitu melakukan tari massal secara serentak di Indonesia.

Selain diikuti organisasi masyarakat dan pelajar, tari massal tersebut juga diikuti oleh Bupati Kobar Nurhidayah, Komandan Kodim 1014 Pangkalan Bun Letkol Inf Muhammad Roni Sulaeman, Kapolres Kobar AKBP Arie Sandy Zulkarnain Sirait, Danlanud Iskandar Letkol Pnb Ade Fitra, Komandan Pos AL Kumai Lettu Laut (P) Sudjito serta forum komunikasi pimpinan daerah (forkompimda) Kabupaten Kobar.

Usai tari massal yang digelar selama 4 menit tersebut Dandim mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturrahmi antar instansi dan memperlancar hubungan komunikasi di Kabupaten Kobar.

"Bukan hanya itu saja, kegiatan ini sekaligus mempromosikan salah satu tarian daerah indonesia. Seperti yang diketahui bersama kegiatan ini dilaksanakan serentak diseluruh Indonesia dimulai dari wilayah Indonesia Barat sampai wilayah Indonesia Timur," jelas Dandim.

--page

Di tempat yang sama, Bupati Kobar Nurhidayah berharap agar momen tarai massal ini dapat semakin meningkatkan semangat dan motivasi para anggota TNI, untuk lebih mengabdi dan berjuang demi bangsa dan negara.

"Kami atas nama Pemkab Kobar  sangat mendukung kegiatan pemecahan Rekor Muri Tari Gemu Famire yang dilaksanakan secara serentak Se-Indonesia ini. Selain memperkuat rasa kebersamaan, hal ini juga bertujuan mempromosikan nilai nilai keberagaman budaya Indonesia," jelas Bupati.

Sehingga, lanjut Bupati, kita semua semakin dapat memahami bahwa Negara Indonesia adalah Negara yang kaya akan budaya dan perbedaan harus disikapi dengan semangat kekeluargaan dan toleransi.

"Selain itu dalam momen masih dalam momen  Hari Kemerdekaan ke 73 RI dan HUT ke 73 TNI ini, kami mengajak kepada semua pihak agar lebih menguatkan tekad dan komitmen untuk terus menjaga dan merawat persatuan dan kesatuan bangsa dan negara Indonesia," jelas Bupati. (WAHYU KRIDA/B-5)