BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Hujan yang turun selama dua hari dengan intensitas sedang mampu memadamkan titik api di Kabupaten Kotawaringin Barat. Di Kobar, tercatat ada 250 titik api di wilayah Kabupaten Kotawaringin Barat sejak Januari hingga Agustus 2018.
Meski nihil titik api, pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kobar terus waspada dengan kemunculan titik api yang baru dari lahan dan hutan yang rawan terbakar.
Kasi Pencegahan pada BPBD Kobar Pahrul Laji mengatakan, pihaknya terus berkoordinasi dengan sejumlah pihak, karena titik api yang terlacak satelit itu satu haktare. "Namun sejauh ini belum ada laporan kebakaran baru," jelasnya, Selasa (4/9/2018).
Lanjutnya, dari pantauan satelit yang masih terdapat titik api di wilayah Sukamara yakni di Kecamatan Jelai dan Pantai Lunchi. Sedangkan untuk di Lamandau di Kecamatan Batang Jawa.
"Namun untuk pemadaman di Lamandau dan Sukamara juga dilakukan lewat helikopter. Sehingga semua titik api bisa cepat dipadamkan," bebernya. (Andre/B-2)








