SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Saat ini jemaah haji asal Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) masih berada di mekah. Mereka bersiap ke Madinah untuk melaksanakan ibadah salat arbain dan ziarah ke makam Rasulullah SAW. 

"Sekarang posisi jemaah Kotim siap-siap diberangkatkan ke Madinah untuk melaksanakan salat arbain dan ziarah," ujar Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementrian Agama (Kemenag) Kotim Rabiatul Adawiah, Rabu (5/9/2018). 

Ketika berada di Madinah, para jemaah akan melaksanakan solat arbain yang pelaksanaannya dilakukan selama sembilan hari. Karena mereka akan melakukan salat 40 waktu berjemaah di Masjid Nabawi.

"Salat arbain adalah salat wajib lima waktu yang dilaksanakan selama 40 waktu tanpa terputus dan berjemaah di Masjid Nabawi. Sehingga agar itu tercapai, makanya disiapkan waktu selama 9 hari di Madinah," kata Rabiatul. 

Di sela-sela waktu tersebut, para jemaah juga melaksanakan ziarah ke makam Nabi Muhammad kawasan Raudah di kompleks Masjid Nabawi.

--page

"Raudah sendiri adalah suatu tempat di dalam Masjid Nabawi yang letaknya ditandai tiang-tiang putih. Berada di antara rumah nabi, yang sekarang makam Rasulullah dengan mimbar imam di masjid tersebut. Luas dari arah timur ke barat yakni 22 meter, sedangkan dari utara 15 meter," terang Rabiatul. 

Sehingga banyak jemaah yang datang ke makam nabi tersebut untuk berdoa dan juga sembahyang sunah. Karena dari sabda Rasulullah, "Antara rumahku dengan mimbarku adalah Raudah (taman), di antara taman-taman surga." 

Kondisi jemaah sendiri semuanya sehat, dan mereka masih bisa melaksanakan ibadah dan rukun haji dengan nyaman tanpa ada gangguan. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)