BORNEONEWS, Lombok Timur - Tim Bantuan Kemanusiaan Citra Borneo Indah (CBI) Group menyisir sejumlah desa di Lombok Timur yang terdampak gempa bumi. Seperti halnya Lombok Utara, Lombok Timur merupakan kawasan parah menanggung kerusakan dan korban jiwa.
Adapun sejumlah desa yang disambangi oleh Tim CBI Group adalah Desa Senanggalih, Dusun Koko Pedek di Desa Sugian, Dusun Pedamekan di Desa Belanting yang semuanya berada di Kecamatan Sambelia, serta Dusun Menange Baris, Desa Gunung Malang, Kecamatan Pringge Baye.
Dari kunjungan ke sejumlah dusun ini, Tim Borneonews mendapati Madrasah Darul Falihin di Desa Senannggalih dan Nurul Hijrah NW di Desa Sugian yang bangunannya tidak dapat lagi difungsikan, Selain kedua madrasah itu, sebuah mesjid berama Masjid Nurul Iman pun mengalamai kerusakan.
Madrasah Darul Falihin memang terlihat masih berdiri tegak. Namun seperti kata Kepala Sekolah Madrasah Darul Falihin Ustadz Haji Wildan, bangunan sekolah sudah retak-retak sehingga tak mungkin lagi dapat dipergunakan. Walhasil, para peserta didik pun belajar di teras sekolah dengan naungan tenda terpal.
Dalam kesempatan itu pengurus Yayasan Darul Mukhlisin Padamara.Ustad Jalaludin Lukman menyerahkan bantuan kepada pengurus madrasah yang berada di wilayah Kecamatan Samblia ini.
--page
“Di Kecamatan Sambelia ini kami lebih fokus memberikan bantuan berupa terpal, tikar dan selimut. Serta minyak goreng, gula, mi instan dam sarung,” kata Ustad Jalaludin lukman, pengurus Yayasan Darul Mukhlisin Padamara. Yayasan (ini) mendapat kepercayaan dari Citra Borneo Indah Group untuk membantu penyaluran bantuan.
Seperti diberitakan sebelumnya,, grup usaha yang didirikan oleh pengusaha asal Pangkalan Bun H Abdul Rasyid AS menyiapkan bantuan berupa 3.000 kg gula yang terbagi menjadi 120 zak, 12.000 dus mi instan, 35 bal selimut, 3.000 botol minyak goreng kemasan 900 ml, 50 dus biskuit kalong, 576 dus susu bubuk, 10 bal tikar, 10 bal kali raffia, 1.000 buah sarung, dan 200 lembar terpal. (Mor/m)








