NANGA BULIK –

BORNEONEWS, Nanga Bulik - Sebanyak 76 unit Alat Mesin Pertanian (Alsintan) yang merupakan bantuan hibah dari Ditjen Kementerian Pertanian dan PSP Provinsi Kalimantan Tengah menumpuk di Dinas Pertanian Perikanan dan Peternakan (Distakan) Kabupaten Lamandau. Bantuan tersebut sebelumnya banyak disoroti, lantaran terkesan mubazir.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pertanian Perikanan dan Peternakan (Distakan) Kabupaten Lamandau Sunarto mengatakan, banyak yang salah persepsi tentang Alsintan yang ada pada Distakan setempat. Padahal tidak demikian. Bantuan Alsintan itu terkesan mubazir atau menumpuk, karena masih dalam tahap pengecekan.

Menurut Sunarto, bantuan tersebut dalam waktu dekat akan segera disaluran kepada sejumlah Kelompok Tani (Poktan) di Kabupaten Lamandau, setelah melewati proses pengecekan maupun keabsahannya oleh dinas terkait.

"Jadi bantuan Alsintan ini tidak kita minta pun datang sendiri dari pemerintah pusat. Kalau dalam pengecekan itu selesai, tentunya akan kita distribusikan secepatnya dalam waktu dekat. Dan itupun harus sesuai dengan permohonan dari kelompok tani,” ujar Sunarto, Rabu (5/9/2018).

Dia mengakui, sejauh ini sudah ada beberapa pemohon yang mengajukan untuk menjadi penerima bantuan Alsintan. Namun ada pula Alsintan yang belum diajukan penerimaannya oleh pihak Poktan. Bahkan, Alsintan ini belum sepenuhnya bisa dibagikan karena pendistribusiannya juga perlu biaya.

--page

Poktan yang mengajukan harus dikaji terlebih dahulu agar tepat sasaran dan tidak fiktif. Karena Alsintan pengurusannya hanya sampai ke Dinas  Pertanian Perikanan dan Peternakan Lamandau. "Jadi setelah itu, tidak ada lagi dan untuk penyalurannya, Poktan harus mengambil sendiri ke kantor Distakan setempat," ungkapnya.

Menurut Sunarto, Alsintan tersebut tidak seluruhnya harus dibagikan. Beberapa di antaranya ada juga yang sifatnya Brigade atau barang simpan pinjam seperti alat berat. Jika ada poktan yang ingin lahanya digarap bisa meminjam alat berat pada Distakan Kabupaten Lamandau.

Diketahui, ada 76 unit bantuan Alsintan yang diberikan, 21 di antaranya adalah traktor roda dua sebanyak 7 unit,  traktor roda empat sebanyak delapan unit, pompa air 15 unit, Rise Transplanter empat unit, power thresher lima unit,  Cultivator 12 unit,  TR 4 sebanyak 1 unit, Hand spreyar 5 unit, dan TR 2 sebanyak 10 unit. (PP/HERIYADI/B-2)