BORNEONEWS, Sampit - Hujan deras melanda Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), sejak pagi sekitar pukul 07.00 WIB hingga pukul 10.00 WIB, membuat sejumlah jalan tergenang dan halaman sekolah alami banjir.
Seperti di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 3 Mentawa Baru Hulu, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kotim. Di mana halaman sekolah di sana banjir hingga di atas mata kaki. Kondisi ini membuat para murid dan guru harus melepas sepatu agar tidak basah.
"Sejak tadi pagi banjir terjadi di halaman sekolah kami, dan tingginya hingga diatas mata kaki," ujar Satpam SDN 3 Mentawa Baru Hulu Sidik, Kamis (6/9/2018).
Beruntung banjir hanya menggenangi halaman sekolah saja. Tidak sampai masuk ke dalam ruangan dan juga mengganggu proses belajar mengajar.
Keadaan tersebut juga dimanfaatkan oleh sejumlah murid bermain air setelah mereka pulang sekolah.
--page
Banjir juga terjadi di Taman Kanak-Kanak Negri Pembina yang berada di Jalan A Yani. Di mana seluruh halaman sekolah tersebut digenangi air. Sehinga para murid juga tidak bisa bermain di halaman mereka.
Selain di sekolah, genangan air juga sempat terjadi di Jalan A Yani. Namun tidak lama setelah hujan reda, air sudah surut kembali.
"Saat saya melintas sekitar pukul 09.00 WIB, air genangi Jalan A Yani ini. Namun saat istirahat kerja, air sudah mulai berkurang," kata Rahmad Hidayat, salah satu pengendara mobil di Sampit.
Saat ini hujan sudah tidak terjadi di Sampit, dan banjir sudah berangsur surut. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)








