BORNEONEWS, Palangka Raya- Aksi pencurian dengan kekerasan bermodus jambret kembali terjadi di Kota Palangka Raya, Kamis (6/9/2018). Para pelaku semakin nekat karena beraksi di siang bolong yakni pukul 12.50 WIB.
Peristiwa kali ini menimpa seorang perempuan berinisial TN, 34, di Jalan Tjilik Riwut, Km 1, Palangka Raya.
Padahal, sehari sebelumnya, polisi telah meringkus dua remaja laki-laki sebagai pelaku kejahatan tersebut. Diduga, kejadian terbaru ini dilakukan jaringan terpisah.
"Korban sudah melapor dan pelaku masih dalam penyelidikan," kata Kasat Reskrim Polres Palangka Raya AKP Harman Subarkah mewakili Kapolres AKBP Timbul Rein Krisman Siregar.
Ia menuturkan, peristiwa bermula ketika korban menjemput anaknya pulang sekolah. Saat melintas di Jalan Tjilik Riwut, Km 1, korban dipepet dua orang yang berkendara berboncengan.
--page
Tidak berselang lama, salah serang di antara mereka menarik perhiasan emas di pergelangan tangan korban. Setelah berhasil merampas, pelaku langsung kabur.
Untuk mengingatkan, Rabu (5/9/2018), aparat kepolisian membeberkan hasil pengungkapan dua penjambret yang telah ditangkap. Mereka berstatus anak di bawah umur.
Keduanya berusia 15 dan 16. Mereka warga Kota Palangka Raya. Mereka diamankan di tempat berbeda selama dua hari sejak Selasa (4/9/2018).
Dari pengakuan keduanya, mereka sudah beraksi di enam tempat. Empat korban di antaranya telah melapor ke polisi.
Remaja berusia 15 berperan sebagai pengemudi motor, sedangkan rekannya sebagai perampas yang diketahui masih berstatus pelajar, sedangkan rekannya remaja putus sekolah.
--page
Selain mereka, turut diamankan dua orang penadah berinisial MAR, 20 dan HA, 38. Diduga peristiwa penjambretan yang terjadi Kamis (6/9/2018) dilakukan oleh jaringan terpisah. (BUDI YULIANTO/B-3)








