SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Anggota Komisi III DPRD Kotawaringin Timur, Abdul Sahid mengatakan, dana Corporate Social Responsibility (CSR) berperan penting untuk mendorong percepatan pembangunan daerah. 

Dana sosial perusahaan potensi besar bagi pembangunan daerah. Terkait itu, perlu pengelolaan dengan baik dan benar, hingga kemitraan dalam pengelolaannya.

"Dana itu jangan asal terlaksana, tapi kualitas dan hasilnya minim," kata Sahid, Kamis (6/9/2018).

Dia mengatakan, penggunaan dana CSR itu selama ini dinilai belum kelihatan jelas. Legislator pun mendorong agar CSR ini semaksimal mungkin digunakan secara terarah dan terprogram. 

Selain itu, agar dalam pelaksanaan CSR ini melibatkan pemerintah daerah setempat. Demi sinergitas program CSR dan pemerintah.

--page

Sehingga, dalam perjalanannya tidak ada tumpang tindih program kegiatan . Selama ini, realiasi CSR di beberapa perusahaan perkebunan kelapa sawit sudah berjalan.

Ada beberapa bidang CSR perusahaan itu yang digunakan untuk pengembangan bidang pendidikan, kesehatan dan infrastruktur. Ada juga perusahaan yang menyalurkan CSR mencapai Rp 1,5 miliar dalam setahun.(NACO/B-11)