LOMBOK TENGAH –

BORNEONEWS, Lombok Tengah - Ada satu dusun yang warganya jarang menerima bantuan. Nama dusun itu adalah Pemotoh Barat, berada di Desa Aik Berik, Kecamatan Batukliang Utara, Lombok Tengah. Sejak dusun itu terdampak gempa bumi yang melanda Lombok, hanya mendapat sekali saja bantuan berupa tenda.

Berdasarkan informasi ini, Tim Bantuan Kemanusiaan Citra Borneo Indah (CBI) Group bergerak menuju tempat tersebut. Lokasinya berjarak sekitar lima kilometer ke arah utara dari Dusun Montong Dao dan Dusun Keluncing yang menderita kerusakan parah akibat gempa 7 SR itu.

Saat tim tiba di dusun tersebut untuk menemui pemberi informasi, ternyata ia sedang tidak berada di tempat. Meski demikian, terlihat pemandangan para warga  sedang berlindung di bawah tenda.

Saat disapa, warga lalu memberi informasi bahwa mereka masih membutuhkan tenda yang bisa melindungi mereka dari udara dingin pada malam hari. Sementara warga lainnya mengatakan butuh terpal sebagai alas tenda.

Mereka mengaku baru sekali saja mendapat bantuan tenda sejak gempa bumi terjadi yang meluluhlantakan dusun mereka. Bantuan lain berupa sembako biasanya menunggu jumlahnya hingga cukup untuk dibagi rata. Misalnya setiap orang mendapat dua bungkus mi instan, satu kilogram beras, dll. 

--page

Sejumlah barang bantuan dari CBI Gorup, terutama dalam bentuk terpal, selimut, dan sembako lalu diserahkan oleh pasangan suami-istri Hilmiah dan Hanafi. Keduanya relawan dari PP Sa'adatul Ikhwan NW Rensing Peduli yang bergabung membantu Yayasan Darul Mukhlisin Padamara menyalurkan bantuan dari CBI Group.

Penyerahan bantuan dari grup usaha milik pengusaha asal Pangkalan Bun H Abdul Rasyid AS itu berlangsung pada Selasa (4/9/2018). Ternyata rezeki warga Dusun Pemotoh Barat terus mengalir. Sehari kemudian, tepatnya pada Rabu (5/9/2018) datang bantuan berupa pendirian dapur umum dari donatur lainnya.

Seperti apa suasana pemberian bantuan CBI Group di Dusun Pemotoh Barat? Saksikan tayangan video berikut ini. (m)