BORNEONEWS, Palangka Raya- Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Kalimantan Tengah Shalahuddin, berharap dana tahap pertama pembangunan jalan Bukit Rawi mencapai Rp200 miliar.
"Bersyukur hari ini jajaran Komisi V DPR RI melihat langsung keadaan jalan di Bukit Rawi yang menghubungkan Palangka Raya dan Buntok," ujarnya, Jumat (7/9/2018).
Dia mengungkapkan, Pemprov Kalteng sudah mengusulkan pembangunan jembatan layang ke pemerintah pusat. Informasinya, usulan itu sudah masuk di slot Kementerian PUPR.
"Diperkirakan untuk membuat jembatan layang sepanjang 3,1 km, memerlukan dana Rp350 miliar. Dan kita berharap pada tahap pertama pembagunan dananya turun sekitar Rp200 miliar. Baru pada tahap kedua nanti Rp150 miliar," tambahnya.
Sebelumnya, jajaran Komisi V DPR RI memantau langsung jalan di Bukit Rawi dan selanjutnya akan berdiskusi mengenai pembangunan jalan yang menghubungkan Kota Palangka Raya dan Buntok tersebut.
--page
"Kita sudah mendengar usulan dari Pemerintah Provinsi Kalteng bahwa jalan di kawasan Bukit Rawi ini selalu tergenang banjir setiap musim hujan," kata ketua rombongan Komisi V DPR RI Anton Surroto.
"Setelah kita tinjau, nantinya kami akan berdiakusi apakah akan dibuat embung atau jembatan layang atau yang lain," ucapnya. (GAZALI/B-3)








