PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Program vaksin Measle-Rubella (MR) berlangsung selama Agustus dan September 2018. Tahap pertama, di Agustus vaksin difokuskan untuk sekolah-sekolah.

Tapi untuk anak-anak yang tidak mendapat vaksin selama bulan Agustus kemarin, bisa mengikuti program tahap kedua di bulan September ini yang difokuskan di Puskesmas, Puskesmas Pembantu dan Posyandu.

"Sasaran vaksin ini ialah balita usia 9 bulan sampai 16 tahun dan dilaksanakan pada Agustus sampai September 2018 ini. Namun di luar dua bulan ini masyarakat juga masih bisa mendapatkan vaksin MR. Masyarakat bisa mendatangi layanan kesehatan baik puskesmas maupun posyandu," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, drg Andjar Hari Purnomo, Jumat (7/9/2018).

Dia mengharapkan, masyarakat bisa lebih proaktif dalam menyukseskan program imunisasi ini sebagai upaya untuk mendukung kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat.

"Vaksin baik untuk mencegah dan mengurangi transmisi virus ketika nanti memasuki usia dewasa. Jadi memang sudah seharusnya semua mendukung vaksin MR untuk balita dan remaja," tuturnya.

--page

Sementara itu, pantauan borneonews di Puskesmas Kayon Palangka Raya, hari ini sudah banyak para orang tua yang mengantarkan anak-anak usia sekolah untuk menerima vaksin MR.

"Di sekolah anak saya kemarin di Langkai itu menolak vaksin MR jadi saya datang sendiri ke Puskesmas hari ini untuk memberi anak saya vaksin MR. Saya takut akibatnya kalau tidak divaksin. Saya bingung juga kenapa sekolah menolaknya. Tapi ya sudahlah, yang penting anak saya sudah menerima vaksin MR," kata seorang ibu yang tidak ingin namanya disebutkan, saat ditemui di Puskesmas Kayon. (TESTI PRISCILLA/B-2)