SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Ketua Fraksi PAN-Nasdem, Syahbana turut mempertanyakan turunnya pendapatan secara signifikan. Karena sejatinya pendapatan itu harus terus bertambah dengan memperhatikan sektor pedukung.

Menurut Syahbana jiia menyimak laporan pertanggungjawaban keuangan daerah merrka turut mengapresiasi karena Pemkab Kotim melakukan capaian kinerja yang cukup baik.

Seperti angka kemiskinan alami penuruhan serta pertumbuhan ekonomi tiga tahun terakhir cukup stabil  dan cenderung alamo peningkatan bahkan pada 2017 mencapao 7,99 persen.

"Namum kita ingin ada jawaban yang komperehensip mengapa justru sebaliknya pendapatan kita alami penurunan, apa penyebabnya," kata anggota Komisi I DPRD Kotim itu, Sabtu (8/9/2018).

Jangan sampai pendapatan di tahun anggaran saat ini hingga kedepannya terus alami penurunan.

--page

"Bahkan kami khawatir seperti istilah Bapak Wapres Jusuf Kalla, kemiskinan menunurun ke anak cucu," tukasnya.

Ia menjelaskan Syahbana untuk menjadi Kotim hebat tentu butuh sumber dana untuk menyokong kegiatan pembangunan. Namun demikian dirinya yakin hal itu tidak akam terus menerus terjadi.

Pendapatan bisa ditingkatkan dengan kepiawaian pemerintahan saat ini dengan APBD besar dianggaran tahun berikutnya. Kemudian yang tidak kalah penting bahwa kegiatan pelaksanaan APBD harus mengacu pada RPJMD Kabupaten Kotim.

Hal ini menurut politisi Nasdem ini untuk menghindari adanya kegiatan-kegiatan yang gagal karena tidak terencana dengan baik.(NACO/m)