PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Peneliti Sosiologi Pembangunan Brian L Djumaty mengatakan, menjaga kelestarian Dugong dan Lamun di Kotawaringin Barat (Kobar) perlu melibatkan semua pihak.  

"Karena lingkungan penting bagi kehidupan manusia, sudah saatnya kita sebagai manusia jangan menjadikan lingkungan sebagai objek melainkan subjek," kata Brian selaku Ketua Pelaksana Lomba karya tulis dengan tema Dugong, Lamun, Kita dan Kelestarian Lingkungan’ seusai pengumuman lomba di Pontisuri Cafe, baru-baru ini.

Ia menuturkan, sosialisasi yang dilakukan secara terus menerus akan meningkatkan kesadaran masyarakat agar pelestarian dugong dan lamun dapat terjaga.

Sekretaris Pusat Studi Pariwisata Kalimantan (Pusaka) ini menambahkan, apabila masyarakat telah sadar akan pentingnya menjaga dan melestarikan lamun serta dugong, maka dapat dikelola menjadi destinasi wisata baru di Kobar. Sehingga akan berdampak bagi peningkatan ekonomi masyarakat pesisir

"Pariwisata menjadi alternatif untuk menjaga kelestarian dugong dan lamun di Kabupaten Kotawaringin Barat," ujarnya. (JURNALISME WARGA/B-2)