BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Tim Arkeolog dari Balai Arkeologi Kalimantan Selatan, yang dipimpin Sunarningsih, terus meneliti situs Kuta Kerajaan Bataguh di Handil Alai, Kelurahan Pulau Kupang, Kecamatan Bataguh, Kabupaten Kapuas.
Dalam kegiatan itu, tim arkeolog bekerjasama dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kalteng.
Sunarningsih menuturkan situs Kuta Kerajaan Bataguh, dengan tokoh Nyai Undang merupakan penguasa besar, karena diperkirakan luas bentengnya mencapai tiga kilometer.
“Kalau melihat dari luasannya, situs ini sebuah kerajaan besar. Dibandingkan dengan kuta lain yang sudah kami teliti seperti di Kabupaten Gunung Mas, luasannya tergolong kecil," kata Sunarningsih, Minggu (9/9/2018).
Selain itu, mereka telah menyusuri titik-titik benteng Kerajaan Bataguh dan meneliti sejumlah artepak yang ditemukan masyarakat setempat, seperti alat kayu pemintal, manik-manik dan logam.
--page
"Salah satunya temuan artepak kayu ulin yang digali tim arkeolog. Kayu ulin itu usianya diperkirakan ada sejak tahun 700 masehi," pungkasnya. (DODI RIZKIANSYAH/B-11)








