SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Sejumlah masyarakat mengeluhkan pelayanan di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kotim. Salah satunya, proses lama pembuatan hingga pengambilan administrasi kependudukan, seperti KTP Elektronik.

Seperti yang disampaikan Qori, warga Perumahan Wengga, Jalan Tjilik Riwut, Kecamatan Baamang, Senin (10/9/2018) mengatakan, sejak pagi datang namun tak kunjung mendapat pelayanan di dinas tersebut.

"Saya ingin membuat KTP di sini. Lihat saja antreannya panjang begini," kata Qori.

Pantauan di dinas tersebut, puluhan warga yang ingin mendapat pelayanan publik masih menunggu di halaman dinas. Mereka saling berdesakan. Kursi yang disediakan tidak cukup.

Sebagian ada yang datang dari berbagai kecamatan di Kotim. Mulai dari yang dekat hingga jauh dari kota Sampit.

--page

"Ada yang datang dari Samuda, Cempaga, dan Cempaga Hulu. Kalau terus-terusan (antrean panjang) begini, masyarakat malas mengurus administrasi ke disdukcapil," terangnya.

Dia pun berharap pelayanan di dinas tersebut bisa ditingkatkan. Terutama bagi masyarakat yang jauh dari luar kota. (ACHMAD SYIHABUDDIN/B-11)