BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Dua atlet Asian Games asal Kalteng yaitu Eko Rimbawan, untuk cabor atletik lari estafet 4 x 100 meter asal Kabupaten Sukamara yang meraih medali perak, dan Bripda Poliansyah, instruktur di Sekolah Polisi Negara (SPN) Palangka Raya, atlet dayung peraih medali perak dan perunggu jadi rebutan warga berswafoto.
Hal itu terlihat saat keduanya menghadiri upacara Hari Olahraga Nasional tingkat Provinsi Kalteng di Pangkalan Bun, Senin (10/9/2018).
D isela melayani permintaan berswafoto dari para peserta upacara, keduanya mengatakan sangat berterima kasih pada Pemprov Kalteng atas bonus uang sebesar Rp 125 juta yang diserahkan langsung Gubernur Sugianto Sabran.
"Kemarin dari Biro SDM Polda Kalteng juga ada menghubungi saya, dalam hal pemberian penghargaan berupa kenaikan pangkat, tinggal menunggu petunjuk pimpinan terkait hal tersebut," kata Poliansyah.
"Secara pribadi saya mengucapkan terima kasih pada pemerintah provinsi Kalteng atas penghargaan ini, juga pimpinan saya yaitu Bapak Kapolda Kalteng atas dukungan kepada saya untuk mengikuti Asian Games 2018," kata Poliansyah, lulusan SPN Tjilik Riwut tahun 2013 ini.
--page
Sementara itu, keduanya berharap agar KONI Kalteng bisa aktif melakukan pembinaan terhadap para atlet dari Bumi Isen Mulang.
"Sepanjang kami berlaga dalam beberapa kejuaraan, khususnya dalam ajang Asian Games ini tidak pernah ada dukungan dari KONI Kalteng. Harapannya ke depan, KONI Kalteng bisa segera aktif kembali membina atlet-atlet dari Kalteng," ujar keduanya.(WAHYU KRIDA/B-11)








