BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Kapuas aktif melakukan Penyuluhan Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS). Seperti yang terlihat di Roliklinik Rawat RSUD dr H Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas.
Adapun pemateri penyuluhan pada kesempatan ini yakni dr Riza Paramitha, selaku dokter internsip. Dia menyampaikan berkaitan dengan tetanus.
Tetanus merupakan suatu penyakit infeksi yang disebabkan oleh toksin atau racun dari kuman Clostridium Tetani, yang akan mengakibatkan gangguan pada syaraf dan kekakuan pada otot.
"Tetanus dapat terjadi jika terdapat suatu luka atau bisa dikatakan pintu masuk dari kuman tetanus. Misalnya, luka seperti tertusuk paku, terjatuh ataupun luka bakar," ucap Riza, Senin (10/9/2018).
Dia menjelaskan, setelah racun dari bakteri tetanus masuk ke dalam tubuh, kira-kira setelah satu minggu barulah gejala awal muncul seperti sakit kepala, demam, gelisah dan otot rahang mulai terasa tegang.
--page
Kemudian, otot leher, kaki, tangan dan perut juga mulai terasa kaku dan timbul sukar membuka mulut atau trismus, Wajah menyeringai dan jika ketegangan semakin hebat, kadang dapat mengakibatkan kejang.
"Pasien yang tertusuk atau terluka akibat paku berkarat, kaca, dan sebagainya segera cuci luka dengan air bersih yang mengalir, tutup dengan kain bersih atau kassa steril. Segera bawa pasien ke fasilitas kesehatan terdekat untuk penanganan lebih lanjut," pungkasnya. (DODI RIZKIANSYAH/B-11)








