BORNEONEWS, Sampit - Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) merupakan salah satu daerah yang dipercaya menyelenggarakan seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Kalimantan Tengah (Kalteng), selain di Palangka Raya, dan Muara Teweh. Ini dinilai akan berdampak baik dari segi ekonomi di daerah.
"Terutama terhadap para pelaku penginapan, perhotelan, dan tentunya rumah makan. Ini patut disyukuri. Dampaknya begitu besar bagi masyarakat, dalam pendapatan ekonomi," ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Kotim Halikinnor, Senin (10/9/2018).
Menurut Halikin, dengan ditunjuknya Kotim sebagai tempat seleksi maka para peserta yang ikut CPNS akan datang ke daerah ini. Mereka tidak hanya berasal dari Kotim saja, namun dari kabupaten lain atau bahkan dari provinsi lain.
Tentunya dengan adanya hal tersebut akan membuat peserta tinggal beberapa hari di Sampit. Dan bagi yang tidak memiliki keluarga akan mencari penginapan atau hotel. Sehingga para pelaku bisnis tersebut akan mendapatkan keuntungan nantinya.
"Inilah tentunya yang menjadi perhatian kita semua, karena semakin banyak yang datang ke Kotim, maka akan semakin meningkatkan ekonomi masyarakat di daerah ini juga," terang Halikinnor.
--page
Dirinya juga mengatakan, banyaknya peserta yang datang tentunya membawa keuntungan bagi para pelaku usaha rumah makan di daerah ini. Dan itu secara otomatis terjadi, karena mereka tidak hanya akan tinggal sehari saja, namun dua hingga tiga hari. Tergantung tahapan seleksi nantinya.
"Saya berharap agar masyarakat daerah ini terus menjaga sikap dan perilaku. Agar nantinya para peserta yang datang benar-benar merasakan betapa indahnya dan amannya saat berada di Sampit," ungkap Halikinnor. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)








