PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Wali Kota Palangka Raya HM Riban Satia klaim pendapatan daerah sudah meningkat dari tahun ke tahun.

Hal ini disampaikannya saat memberi laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) akhir masa jabatan wali kota pada Rapat Paripurna DPRD, Senin (10/9/2018).

"Pendapatan daerah Kota Palangka Raya mengalami peningkatan berarti setiap tahunnya," kata Riban Satia dalam Rapat Paripurna ke-2 masa sidang III tahun 2018 yang dipimpin Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Sigit K Yunianto tersebut.

Pada tahun 2013, lanjut Riban, pagu pendapatan asli daerah (PAD) Kota Palangka Raya sebesar Rp893 Miliar lebih dan terealiasasi sebesar Rp878 M atau mencapai 98 persen. Jumlah ini meningkat lagi di tahun 2014 dengan pagu seesar Rp946 Miliar lebih dan terealisasi Rp966 Miliar lebih atau sebesar 97 persen.

"Tahun 2015 pagu pendapatan sebesar Rp1,068 Triliun lebih dan terealisasi sebesar Rp1,071 Triliun lebih atau mencapai 100,36 persen. Begitu pula di tahun 2016 yang pagu pendapatan sebesar Rp1,122 Triliun lebih ternyata realisasinya mampu mencapai Rp1,128 Triliun atau sebesar 101 persen," jelas Riban yang hadir pula bersama Wakil Wali Kota Palangka Raya, Mofit Saptono Subagio.

--page

Meski pagu dan capaian di tahun 2017 juga meningkat yakni Rp1,102 Triliun pagu pendapatan dan terealisasi Rp1,093 Triliun lebih namun capaian itu hanya sebesar 91,5 persen. Begitu pula di tahun 2018 ini yang banyak pihak menyangsikan akan ketercapaian realisasi pendapatan. Hal ini lantaran pagu pendapatan sebesar Rp1,179 Triliun dan baru tercapai Rp597 Miliar lebih atau 26 persen sampai akhir semester 1 tahun 2018 ini.

Meski demikian Riban mengatakan dengan kerja sama yang baik realisasi pendapatan tersebut diyakini akan dapat tercapai sementara dirinya akan pensiun dari jabatan Wali Kota pada 23 September ini, kurang lebih sepekan lagi. (TESTI PRISCILLA/B-5)