PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun- Madu kelulut terus dipromosikan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) agar bisa dikenal masyarakat luas. Mengingat madu ini sangat diminati turis asing.

Kabid Pemberdayaan dan Pengembangan Koperasi dan Mikro Disperindagkop dan UKM Kabupaten Kobar Philipus mengatakan, budidaya madu kelulut banyak diminat masyarakat di sepanjang pesisir pantai Kecamatan Kumai. Karena memang pengembangannya di daerah bakau.

"Satu orang saja bisa melakukan penangkaran sampai 200 buah sarang. Hasilnya sangat lumayan besar. Untuk 200 mililiter saja harganya Rp100 ribu. Rata-rata satu orang bisa panen sampai 5 liter per hari. Hal itu sangat baik bagi perekonomian masyarakat pesisir yang menggeluti usaha madu kelulut," ujar Philipus, Senin (10/9/2018).

Saat ini, sambungnya, budidaya madu kelulut bukan lagi sebagai usaha sampingan bagi masyarakat pesisir saat menghadapi cuaca ekstrim. Tetapi sudah menjadi usaha utama karena usaha madu kelulut sangat menjanjikan.

"Kita akan terus mendampingi usaha madu kelulut dari masyarakat agar menjadi cikal bakal potensi wisata kita selanjutnya," ujar Philipus. (Andreansyah/B-3)