BORNEONEWS, Buntok– Musibah kembakaran kembali terjadi di Kabupaten Barito Selatan. Kali ini menimpa sebuah rumah dan warung di Jalan Pasar, Desa Palu Rejo, RT 09, RW 03, Kecamatan Gunung Bintang Awai (GBA). Peristiwa itu terjadi Selasa (11/9/2018) pukul 01.45 WIB.
Informasi dari kepolisian berdasarkan keterangan sejumlah saksi, api pertama kali muncul di warung milik Suminem, 65. Saat kejadian, Suminem sedang tidur. Dia terbangun karena mendengar seperti suara hujan.
“Korban pun mendatangi asal suara. Saat itulah dia melihat api dari arah loteng kamar tengah. Kemudian dia berusaha memadamkan api dengan menyiramkan air sambil berteriak meminta tolong,” kata Kapolsek GBA Iptu Rahmat Saleh Simamora.
Mendengar teriakan korban, warga berdatangan dan bergotong royong memadamkan api dengan peralatan seadanya, seperti ember dan lain sebagainya. Namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil.
Api tetap semakin membesar dan menjalar ke rumah di samping warung. Rumah milik Setiano itupun turut hangus terbakar hingga hanya menyisakan puing.
--page
Kapolsek melanjutkan, sekitar pukul 03.00 WIB, mobil penyiram debu milik PT Multi Tambang Jaya Utama (MUTU) datang membantu memadamkan api. Tidak lama kemudian datang pula dua unit mobil pemadam kebakaran dari Ampah, Kabupaten Barito Timur.
“Untuk penyebab kebakaran kita masih belum bisa memastikan. Karena saat ini sedang melakukan penyelidikan,” ucap Kapolsek.
Untuk kerugian, lanjut dia, ditaksir sekitar Rp550 juta. Dengan rincian untuk korban Suminem Rp500 juta dan Setiano Rp50 juta.
Tidak ada korban jiwa dalam musibah itu. Hanya, Suminem mengalami luka bakar di telapak kaki. Saat ini kondisinya sudah membaik. (URIUTU DJAPER/B-3)








