BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Kalimantan Tengah, Guntur Talajan menilai event Temu Karya Taman Budaya Se-Indonesia, Museum Basoeki Abdullah dan Galeri Nasional Tahun 2018 akan memberi dampak positif pada perokomian masyarakat Kalteng.
"Selain menambah kebanggan kita terhadap budaya daerah, event ini tentunya juga akan memberi dampak positif terhadap ekonomi masyarakat karena ratusan peserta dari berbagai penjuru daerah akan berbondong-bondong berbelanja," ujarnya, Rabu (12/9/2018).
Guntur menjelaskan, sebanyak 600 lebih peserta mengikuti Temu Karya Taman Budaya Se-Indonesia, Museum Basoeki Abdullah dan Galeri Nasional Tahun 2018 . Kesempatan itu bisa dimanfaatkan pelaku pedagang.
"Menurut data yang didapat, kemarin (11/9/2018) sudah ada sekitar 600 peserta yang datang, dan masih ada beberapa peserta lagi yang hari ini dijadwalkan datang," tambahnya.
600 lebih peserta tersebut, lanjut Guntur, akan bertahan selama 5 hari di Palangka Raya. Pihak Pemprov sendiri sudah melakukan koordinasi dengan pedagang dan tempat wisata untuk menyambut peserta yang ingin menikmati kuliner dan wisata di Kalteng.
--page
Temu Karya Taman Budaya Se-Indonesia, Museum Basoeki Abdullah dan Galeri Nasional Tahun 2018 akan digelar pukul 19.00 WIB. Sebelum itu, akan ada pawai budaya pukul 13.00 di Bundaran Besar, Palangka Raya. (GAZALI/B-2)








