SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Sampai sekarang masih banyak desa yang ada di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) yang belum memiliki bidan. Kondisi ini terus jadi perhatian pemerintah daerah setempat.

"Kami terus berupaya agar kebutuhan bidan di pedesaan bisa terpenuhi, terutama melalui tenaga kontrak daerah," ujar Kepala Dinas Kesehatan Faisal Novendra Cahyanto, Rabu (12/9/2018). 

Sejumlah desa yang belum miliki bidan rata-rata berada di kecamatan di luar Sampit. Ini terjadi karena sampai sekarang pihaknya masih menunggu rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang akan segera dilaksanakan. 

"Mudah-mudahan nantinya rekrutmen CPNS bisa membantu kekurangan tersebut, dan mereka yang lulus harus siap mengabdi di pedesaan," kata Faisal. 

Pihaknya siap memberikan fasilitas dan juga kesejahteraan kepada para bidan asalkan siap bekerja membantu pemerintah melayani kesehatan masyarakat. Terutama terhadap para ibu hamil dan melahirkan. Sehingga dengan adanya hal tersebut, maka angka kematian bisa ditekan sedini mungkin. 

--page

"Untuk jumlah desa yang belum memiliki bidan cukup banyak. Namun belum dihitung data lengkapnya. Dan mudah-mudahan dengan adanya penerimaan CPNS ini, dapat memecahkan kekurangan bidan di pedesaan tersebut," harap Faisal. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)