PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya- Wakil Ketua Komisi B DPRD Kota Palangka Raya Sugianor menyarankan pemko meniru majunya pemanfaatan nanas di Provinsi Lampung dan Jawa Barat.

"Di Provinsi Lampung dan Jawa Barat peternakan sapi dan penangkaran rusa serta perkebunan nanasnya sudah sangat maju. Di sana terdapat pabrik pengolahan daging sapi dan buah nanas yang hasilnya bahkan mampu diekspor," kata Sugianor, Rabu (12/9/2018).

Pekan lalu, jajaran Komisi B memang ikut dalam kunjungan kerja Pemko Palangka Raya ke Provinsi Lampung dan Jawa Barat.

Sugianor mengatakan, dirinya melihat betul bahwa potensial nanas mampu dikembangkan di Palangka Raya.

"Hal seperti itu yang menurut kami layak untuk diterapkan di Palangka Raya, demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama yang bergelut di sektor pertanian," sebut politisi PKB ini.

--page

Sugianor juga berharap kepada wali kota terpilih supaya mampu mengembangkan komoditas pertanian di 'Kota Cantik'.

"Mengingat selama ini beberapa komoditas pertanian masih dipenuhi oleh stok dari daerah lain. Sudah saatnya Palangka Raya bisa memenuhi kebutuhan masyarakatnya sendiri. Terlebih jika bisa memasok kebutuhan pangan ke wilayah lain. Tidak hanya berdampak pada sektor ekonomi, penangkaran rusa juga, misalnya, dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi pariwisata di Palangka Raya," pungkasnya.

Sebelumnya, Wali Kota Palangka Raya Riban Satia mengatakan bahwa saat kunjungan kerja ke Provinsi Lampung, rombongan diperkenankan mengunjungi lahan pertanian nanas dan peternakan sapi yang ada di Kabupaten Lampung Tengah.

Dengan ditemani Direktur PT Great Giant Pineapple Fauzan, rombongan Wali Kota dipersilakan untuk melihat cara produksi nanas yang ada di pabrik tersebut dari tahap awal sampai pengemasan di dalam kaleng.

"Kepada rombongan dijelaskan bahwa limbah dari produksi nanas tidak dibuang, melainkan digunakan untuk pakan ternak sapi," tutur Riban Satia. (TESTI PRISCILLA/B-3)