BORNEONEWS, Kasongan - Sejak beberapa hari terakhir elpiji isi 3 kilogram (Kg) di Kasongan dan Kereng Pangi Kabupaten Katingan masih mengalami kelangkaan.
Walau ada, namun harganya sudah mengalami kenaikan dibanding sebelumnya, yakni rata-rata dijual pengecer Rp35 ribu per tabung dari sebelumnya Rp28 ribu sampai Rp30 ribu.
Langka dan mahalnya elpiji 3 kg dikeluhkan sejumlah warga Kaongan dan Kereng Pangi Kabupaten Katingan.
"Seminggu yang lalu sulit didapat, sekarang juga masih sama, sebab tadi baru dapat di Pasar Kereng Pangi," sebut Rudi warga Hampalit Kereng Pangi, Rabu (12/9/2018).
Menurutnya, ia tidak tahu mengapa sejak beberapa hari terakhir ini elpiji 3 kg itu sulit didapatkan.
--page
Pasalnya, warung atau kios langganannya saat ini tidak menjual elpiji 3 kg itu karena belum dapat pasokan.
Hal senada diutarakan Nedi, warga Kasongan. "Kemarin sempat keliling-keliling ke warung mau beli gas 3 kilo itu, tapi gak dapat dan baru hari ini dapatnya tapi harganya sudah dijual Rp35 ribu per tabung," katanya.
Sementara itu hingga saat ini belum ada tindakan apapun dari pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Perindahkop Katingan menyikapi langka dan mahalnya elpiji 3 kg. (ABDUL GOFUR/B-5)








