BORNEONEWS, Muara Teweh- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Barito Utara menggelar sosialisasi tentang kebijakan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Sosialisasi yang digelar di aula Bappeda Litbang, Rabu (12/9/2018), itu dibuka Wakil Bupati Ompie Herby. Sedangkan peserta sosialisasi jajaran Dinas Pertanian, camat, kapolsek, danramil, lurah, dan kepala desa se-Barito Utara serta masyarakat peduli lingkungan, Manggala Agni, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan lainnya.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Barito Utara Suriawan Prihandi dalam kesempatan itu mengatakan, sosialisasi digelar dengan tujuan untuk meningkatkan koordinasi antarpihak terkait dalam rangka penanggulangan dan pencegahan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Barito Utara.
“Selain itu, memberikan pemahaman kepada masyarakat melalui aparat di tingkat kecamatan dan desa tentang dampak bahaya kebakaran hutan dan lahan dari sisi ekonomi, sosial, dan ekologi,” kata Suriawan.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa kebakaran hutan dan lahan bisa menimbulkan dampak cukup besar. Untuk itu, setiap orang, kelompok, dan korporasi yang melakukan kegiatan usahanya dilarang membuka hutan dan lahan dengan cara membakar. (RAMADANI/B-3)








