SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) berencana akan mehibahkan Gedung Wanita di Jalan A Yani, kepada Palang Merah Indonesia (PMI) daerah ini. 

"Rencananya gedung tersebut akan kami serahkan kepada PMI Kotim untuk pengelolaannya. Mudah-mudahan bisa secepatnya dilaksanakan," ujar Bupati Kotim Supian Hadi, Rabu (12/9/2018). 

Ini agar nantinya gedung tersebut bisa menjadi salah satu sumber pemasukan PMI Kotim. Sehinga hasilnya bisa digunakan untuk berbagai kegiatan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat. 

Saat ini pemerintah masih melakukan pengkajian terkait hal tersebut. Apakah bisa langsung diserahkan kepada PMI Kotim, atau ada mekanisme yang harus dilakukan. Sehinga rencana baik tersebut tidak bersangkutan dengan hukum. 

"Akan kami kaji lebih dulu, jika memang tidak ada aturan yang dilanggar. Maka pengelolaan akan segera kami serahkan kepada PMI Kotim," terang Supian. 

Gedung Wanita berada persis di samping markas PMI Kotim. Jika rencana tersebut terwujud, maka pagar beton pembatas akan dihancurkan. Agar halaman untuk lahan parkir semakin lebar dan tidak lagi kendaraan ditaruh di jalan jika di gedung tersebut ada kegiatan.

"Tentu jika terwujud akan lebih maksimal lagi pemanfaatan gedung tersebut. Dan pengelolaannya juga lebih baik lagi," terang Supian. 

PMI selama ini terus bergerak dibidang sosial, mulai dari ketersediaan darah, hingga penyelamatan terhadap masyarakat yang mengalami musibah bencana, bahkan hal yang bersangkutan dengan kemanusiaan lainnya. 

Ini tentu membutuhkan biaya, dan adanya kehendak Supian untuk menyerahkan pengelolaan Gedung Wanita tersebut merupakan salah satu bentuk untuk pemasukan bagi PMI. Sehingga mereka semakin giat untuk membantu masyarakat dalam bidang kesehatan. (MUHAMMAD HAMIM/m)