BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Sekitar 56.000 liter bom air diterjunkan melalui helikopter untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Harapan Baru, Kecamatan Kapuas Murung, Rabu (12/9/2018).
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kapuas, Panahatan Sinaga mengatakan, water bombing itu dilakukan lantaran kebakaran luas dan akses hingga kesediaan air sulit.
"Ada 14 kali water bombing dilakukan untuk pemadaman karhutla di Desa Harapan Baru," kata Panahatan Sinaga, Rabu (12/9/2018) malam.
Dia juga menyebutkan, luasan lahan yang terbakar di area tersebut diperkirakan mencapai puluhan hektare.
"Perkiraan sementara ini di Desa Harapan Baru mencapai 60 hektare," kata dia.
--page
Pihaknya juga terus memantau titik api (hotspot) yang muncul di Kabupaten Kapuas.
"Untuk di wilayah Kecamatan Kapuas Murung terakhir ada 23 titik api," pungkasnya. (DODI RIZKIANSYAH/B-11)








