PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Status Kejadian luar biasa (KLB) di Kapuas, masih dalam dugaan kuat mengarah ke penyakit campak. Meskipun sama-sama akibat virus dan gejala pun mirip, tetapi kedua jenis penyakit tersebut berbeda.

Terkait itu, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Yayu Indriyati mengatakan, vonis kepastiannya harus menunggu hasil pemeriksaan  laboratorium.

“Karena untuk Rubella ini klinis bisa mirip Campak, tetapi juga bisa  bareng-bareng membawa virus Rubella. Sehingga untuk akurasinya dengan pemeriksaan laboratorium,” kata Yayu, Rabu (12/9/2018) malam.

“Status KLB yang ditetapkan di Kapuas itu adalah untuk campak klinis. Untuk Rubella masih kita tunggu hasil konfirmasi laboratoris, mudah mudahan tidak lama lagi kita terima hasilnya,” sambung dia.

Untuk masalah sampel, sudah dipastikan telah dikirim. Karena karena masih dalam satu pekan ini, maka masih harus  menunggu.

--page

Daerah tidak boleh gegabah menetapkan status KLB. Sebab, masih harus diverifikasi lebih lanjut atas kasus tersebut. (ROZIQIN/B-11)